A. ABSTRAKSI
Internet berkembang sangat cepat dan pesat, hal ini dapat dilihat dari jumlah pengguna Teknologi Informasi yang berkembang menurut deret ukur. Menurut data sekitar tahun 1995 diperkirakan jumlah pengguna Teknologi Informasi mencapai 200 juta orang, dan akan mencapai lebih dari satu trilyun dalam waktu kurang dari lima belas tahun.
Internet sangat besar manfaatnya dalam kehidupan manusia, khususnya dalam bidang kebutuhan komunikasi dan informasi. Manfaat utama Internet adalah komunikasi melalui e-mail dan chatting, mencari informasi melalui browsing atau surfing, transfer file baik data maupun program, dan e-commerce serta entertainment. Namun demikian, Internet mempunyai dampak baik dampak positip maupun dampak negatip, dampak negatip salah satunya adalah pornografi. Lalu bagaimana cara menangkal pornografi di Internet di warnet atau internet sekolah. Berikut ini akan di uraikan cara memblokir situs-situs porno menggunakan sistem operasi centOS 5.x
B. KONFIGURASI GATEWAY
Gateway adalah istilah yang digunakan untuk menunjuk kepada komputer yang dijadikan sebagai pintu gerbang keluar dan masuk hubungan ke Internet bagi komputer-komputer lain di jaringan. Agar komputer tersebut dapat melewatkan sambungan Internet bagi komputer-komputer client, maka hal yang penting dalam mengkonfigurasi PC Gateway adalah menjalankan rule Ipchain. Perintah berikut untuk mengaktifkan forwarding dan modul-modul yang diperlukan, sekaligus menjalankan Transparent Proxy. Fungsi Transparent Proxy adalah membelokkan (REDIRECT) permintaan www port 80 ke proxy squid port: 3128 (default) atau port: 8080 sesuai konfigurasi anda. Untuk mengkonfigurasi loginlah sebagai root dan edit file dengan teks editor vi, pico atau mc:
# /etc/rc.d
# vi rc.local
Pada baris terakhir file rc.local ketikkan:
echo 1> /proc/sys/net/ipv4/ip_forward
/sbin/ipchains -F
/sbin/ipchains –A input –p tcp –d 192.168.0.0/24 www –j ACCEPT
/sbin/ipchains –A input –p tcp –d 0/0 www –j REDIRECT 8080
/sbin/ipchains –A forward –d 0/0 –j MASQ
/sbin/modprobe ip_masq_irc
/sbin/modprobe ip_masq_ftp
/sbin/modprobe ip_masq_raudio
/usr/sbin/named
Perintah-perintah tersebut maksudnya sebagai berikut: baris pertama untuk mengaktifkan forwarding, baris kedua untuk menghapus konfigurasi ipchains sebelumnya, kemudian baris ketiga menerima permintaan www dari semua client yang berasal dari jaringan anda, misalnya jaringan anda 192.168.0.0, tetapi bila alamat jaringan anda berbeda maka ganti 192.168.0.0 dengan alamat jaringan anda. Selanjutnya semua permintan www port 80 dibelokkan ke proxy squid port: 8080 atau port: 3128 (default dari squid) kemudian di Masquerade. Sedangkan perintah baris selanjutnya adalah untuk mengaktifkan modul-modul yang diperlukan untuk chatting (irc), untuk FTP (ftp) dan untuk audio (radio). Selanjutnya jangan lupa simpan setelah perubahan tersebut.
Untuk mengaktifkan perubahan tersebut jalankan perintah di consol sebagai berikut:
# /etc/rc.d/init.d/network restart
Untuk menguji apakah forwarding sudah jalan atau belum, bisa dengan cara:
# cat/proc/sys/net/ipv4/ip_forward
Nilai yang tampil harus 1, bila masih 0 coba reboot komputer anda dan periksa kembali dengan perintah tersebut.
C. KONFIGURASI SQUID PROXY SERVER
Saya asumsikan program Squid sudah terinstal pada komputer anda sebelum anda menkonfigurasikannya. Saya rekomendasikan untuk menginstal versi Squid 2.x.stable.x, karena squid versi 2 mendukung Transparent Proxy. Untuk memeriksa apakah kernel anda mendukung Transparent Proxy, cukup dangan melihat apakah terdapat file: /proc/net/ip_fwchains. Bila file tersebut ada, maka anda tidak perlu melakukan konfigurasi ulang kernel.
Untuk mengkonfigurasi squid edit file squid.conf berikut:
# cd /etc/squid
# vi squid.conf
Delete tanda # pada baris-baris isi file squid.conf sehingga menjadi seperti contoh file konfigurasi berikut:
http_port 8080
icp_port 3130
hierarchy_stoplist cgi-bin
cache_effective_user squid
cache_effective_group squid
cache_mem 8 MB
cache_swap_low 90
cache_swap_high 95
cache_dir ufs /cache 1000 16 256
cache_access_log /usr/local/squid/logs/access.log
cache_access /usr/local/squid/logs/cache.log
cache_store_log none
mime_table /usr/local/squid/etc/mime.conf
pid_filename /usr/local/squid/logs/squid.pid
logfile_rotate 10
visible_hostname proxy.stembayo.or.id #isi hostname sesuai dengan pc anda
acl labcomp src 192.168.0.0/24 #sesuaikan dengan network anda
acl all src 0.0.0.0/0.0.0.0
acl alldst ect 0.0.0.0/0.0.0.0
acl manager proto cache_object
acl localhost src 127.0.0.1/255.255.255.255
acl ssl_port port 443 563
acl safe_port port 80 21 443 563 70 1025-65535
acl CONNECT method CONNECT
acl erase method PURGE
http_access allow labcomp
http_access allow localhost
http_access allow manager localhost
http_access allow deny manager
http_access allow deny !safe_port
http_access allow CONNECT !ssl_port
http_access allow deny all
Kemudian sebelum menjalankan squid pertama kali ketikkan:
# squid -z
Jalankan squid dengan perintah:
# /etc/rc.d/init.d/squid restart
D. BLOCKING SITUS PORNO
Untuk memblokir situs-situs di Internet yang tidak kita inginkan agar tidak dapat diakses oleh komputer jaringan kita, maka ada beberapa cara yang dapat kita lakukan, yaitu dengan menambahkan baris berikut di file squid.conf:
acl porn url_regex /usr/local/squid/etc/porn.txt
acl noporn url_regex /usr/local/squid/etc/noporn.txt
acl ip dst /usr/local/squid/etc/ip.txt
http_access allow noporn all
http_access deny porn all
http_access deny ip all
Buat di direktori /usr/local/squid/etc file-file sebagi berikut :
1. file porn.txt, berisi daftar situs-situs porno atau yang mengandung kata-kata seperti:
abortion
adult
anus
gay
sex
www.playboy.com
www.17tahun.com
www.fsnbintangindonesia.com
dll.
2. file noporn.txt, berisi kata-kata sebagai berikut :
irelessexcite
msexchange
msexcel
aids.lv
freetown
geek-girls
scsext
steen
adulteducation
sekst
dll.
3. file ip.txt, berisi daftar nomor ip address situs-situs porno seperti :
209.247.228.203
209.247.228.201
206.251.29.35
dll.
Kita dapat men-download daftar kata-kata porn dan noporn dari situs
http://web.onda.com.br/orso/sxcontrol.html. Sehingga tidak perlu menuliskan satu per satu kat-kata tersebut.
Kemudian delete tanda # di depan baris-baris pada file squid.conf sehingga menjadi seperti berikut:
http_accel_host virtual
http_accel_port 80
http_accel_with_proxy on
http_accel_uses_host_header on
Selanjutnya restart squid dengan perintah:
# /etc/rc.d/init.d/squid restart
Hasil Pencarian
Selasa, 18 Agustus 2009
Ganti Hostname Tanpa Perlu Reboot
Misal ingin mengganti hostname menjadi pithik, pertama edit file /etc/sysconfig/network :
# vi /etc/sysconfig/network
di baris HOSTNAME, edit menjadi seperti berikut :
NETWORKING=”yes”
GATEWAY=”192.168.100.1″
HOSTNAME=”pithik”
save file tersebut dan exit :
:wq!
Sekarang edit file /etc/hosts :
# vi /etc/hosts
misal server anda memiliki IP 192.168.100.100, edit file jadi seperti di bawah ini :
127.0.0.1 localhost.localdomain localhost
192.168.100.100 pithik
lalu save dan exit :
:wq!
Sekarang jalankan perintah di bawah ini :
# hostname pithik
Jalankan lagi perintah ini :
# hostname
Sekarang restart service network agar file yang telah kita edit tadi dapat berjalan :
# service network restart
Untuk melihat efeknya, silahkan log off dulu, lalu login lagi.
# vi /etc/sysconfig/network
di baris HOSTNAME, edit menjadi seperti berikut :
NETWORKING=”yes”
GATEWAY=”192.168.100.1″
HOSTNAME=”pithik”
save file tersebut dan exit :
:wq!
Sekarang edit file /etc/hosts :
# vi /etc/hosts
misal server anda memiliki IP 192.168.100.100, edit file jadi seperti di bawah ini :
127.0.0.1 localhost.localdomain localhost
192.168.100.100 pithik
lalu save dan exit :
:wq!
Sekarang jalankan perintah di bawah ini :
# hostname pithik
Jalankan lagi perintah ini :
# hostname
Sekarang restart service network agar file yang telah kita edit tadi dapat berjalan :
# service network restart
Untuk melihat efeknya, silahkan log off dulu, lalu login lagi.
Kamis, 16 Juli 2009
NIC (Network Interface Card)
NIC
---
Network Interface Card (NIC), juga disebut sebagai
Network Adapter,digunakan untuk menghubungkan cmputer
ke kabel yang digunakan padalocal area network (LAN).
Umumnya, NIC ditempatkan pada komputerexpansion bus
melalui slot ISA (8 bit atau 16 bit) atau PCI (32 bit
atau 64 bit). NIC mempunyai satu atau lebih
port eksternal yang digunakan untuk menempatkan
kabel networknya.
Fungsi utama dari NIC adalah mengijinkan komputer untuk berkomunikasi
dalam network. Ia melakukan hal ini dengan mengirim/menerima dan
mengontrol traffic dengan komputer atau peralatan lain yang ada pada
network. Saat mengirim, NIC mengkonvert data dari pararel ke serial,
mengencode dan mengompresinya, dan kemudian menempatkannya pada kawat
dalam bentuk sinyal listrik atau optik. Proses ini terjadi sebaliknya
pada saat menerima. NIC mentranslate sinyal listrik yang diterimanya
menjadi bit-bit yang bisa dibaca oleh komputer.
Setiap NIC mempunyai identifikasi unik yang disebut MAC Address yang
telah dihard-coded pada cardnya. Sebagai tambahan, setiap NIC harus
mempunyai network adapter driver yang mengijinkan ia untuk
berkomunikasi dengan network protokolnya. Sebuah NIC spesifik untuk
arsitektur LAN tertentu (misalnya, Ethernet, Token Ring, atau
Fiber-Optic). Ada kemungkinginan untuk menginstall lebih dari satu NIC
pada komputer yang sama.
Kebanyakan NIC berhubungan langsung ke bus sistem komputer melalui
32-bit PCI slot atau 8-bit atau 16-bit ISA slot untuk komputer lama.
NIC beroperasi pada Physical layer, layer yang paling bawah dari model
OSI.
MAC Address
-----------
Setiap NIC mempunyai MAC address yang unik yang diberikan
kepadanya. MAC address, juga direferensikan sebagai physical address,
adalah 6-byte (48-bit), hexadesimal serial number yang telah
dihard-coded kedalam card oleh pemanufakturnya.
Pemanufaktur NIC (misalnya, Intel, 3Com, Cico, dll) harus
mengaplikasikan standard IEEE untuk blok address yang diberikan ke
cardnya. 3 oktet paling kiri dari address mengidentifikasikan
manufaktur dan 3 oktet paling kanan mengidentifikasikan serial number
yang unik untuk cardnya.
Jika sistem anda menjalankan TCP/IP, anda bisa mendapatkan MAC Address
dengan mengetikkan perintah "ipconfig /all" pada dos command prompt
atau winipcfg pada windows 95.
Catat bahwa MAC adalah singkatan dari Media Access COntrol, bagian
dari Data Link Layer pada model IEEE 802. Jadi, istilah "MAC address"
kurang tepat. MAC address direferensikan pada layer ini tapi
sebenarnya berada pada physical layer. Meskipun physical address
adalah deskripsi yang lebih tepat, MAC address adalah istilah yang
sering digunakan dalam prakteknya.
Apa yang dilakukan oleh MAC address
-----------------------------------
MAC address menyediakan jalan untuk membedakan satu NIC dengan NIC
yang lain.
Operasi pada layer paling bawah dari model OSI (physical dan data-link
layer) tidak secara langsung mengenal nama komputer atau alamat
protokol (misalnya IP address). MAC address mengijinkan sebuah card
untuk mengenali data yang diberikan kepadanya. Sebuah NIC mengecek
setiap frame atau packet pada traffic networknya untuk melihat apakah
ia berisi MAC address kepunyaannya. Sekali sebuah NIC mengidentifikasi
sebuah frame dengan MAC address miliknya, ia akan mendecode dan
memproses frame tersebut.
Sebuah bridge, yang beroperasi pada data-link layer, melihat ke MAC
address. Sebuah router, yang beroperasi pada network layer, melihat
pada protokol addressnya. Jadi, sebuah router mampu untuk melakukan
manajemen traffic yang lebih pintar dibanding bridge.
Bagimana NIC dihubungkan ke kabelnya
------------------------------------
Sebuah konektor interface adalah koneksi fisik antara NIC dan
kabelnya. Ada tiga tipe interface konektor yang umum yang digunakan
pada LAN:
- BNC (British Naval Connector). Digunakan dengan kabel koaksial.
- RJ-45. Sebuah 8-kawat konektor modular yang terlihat mirip dengan
- konektor jack telepon (RJ-11). Digunakan dengan kabel
- twisted-pair. (RJ-11 hanya mempunyai 6 pins, sedangkan RJ-45
- mempunyai 8 pin). AUI (Attachment Unite Interface). Umumnya sebuah
- 15-pin interface yang digunakan dengan kabel koaksial thicknet. Juga
- disebut sebagai DIX (Digital Intel Xerox) interface. Sudah tidak
- umum lagi.
Beberapa NIC mempunyai lebih dari satu interface konektor (misalnya,
satu RJ-45 dan satu BNC).
Bagaimana sebuah NIC dihubungkan ke Komputer
--------------------------------------------
Sebuah bus adalah satu seri baris-baris printed circuit yang membentuk
jalur bersama dimana beberapa bagian komputer bisa
berkomunikasi. Dengan kata lain, bus adalah rangkaian atau jalur
listrik dimana data ditransmisikan.
Apa perbedaan antara local dan expansion bus
--------------------------------------------
Sebenarnya ada dua tipe bus: local dan expansion.
- local bus (juga disebut sebagai processor atau system bus) adalah
jalur yang berhubungan secara langsung ke CPU. Ia umumnya adalah 4
bus (data, address, control dan power). Komponen-komponen pada local
bus disinkronisasi oleh CPU. Ini berarti mereka bisa beroperasi pada
jalur 32-bit pada kecepatan clock penuh. Umumnya hanya main
memorynya processor dan logic controller yang dihubungkan ke local
bus.
- expansion bus (juga disebut sebagai AT Bus) mengijinkan CPU untuk
berkomunikasi dengan controller dan peralatan-peralatan lainnya. Ia
menghubungkan beberapa peralatan seperti disk dan video controller,
card serial dan pararel, network interface card (NIC). Umumnya
komponen-komponen ini berkomunikasi melalui 16-bit ISA slot pada 8
MHz. Dengan kata lain, mereka melalukan tugas pada kecepatan dibawah
kecepatan processor. Karena kecepatan dan jalur datanya lebih rendah
daripada local bus, expansion bus bisa menjadi bottleneck pada
performansi sistem.
PCI (Peripheral Connection Interface) bus desainnya memberikan
kapabilitas untuk menyediakan tap/hubungan langsung ke local bus
(32-bit) untuk transfer data yang lebih cepat. Ini mengijinkan
periferal seperti NIC untuk membypass expansion bus. VLB (VESA Local
Bus) juga ditempatkan langsung ke local bus.
Apa arsitektur bus yang umum dan bagaimana karakteristiknya
-----------------------------------------------------------
Expansion bus yang populer dapat dibedakan sebagai berikut:
- PCI - Peripheral Connection Interface. Saat ini adalah paling
populer dan paling cepat desain busnya. PCI dibuat oleh Intel dan
menjadi standar industri untuk sistem Pentium. Ia bisa menukar data
dengan CPU pada 32 atau 64-bit per detik dan mensupport bus
mastering (mengijinkan kartu 'pintar' untuk melakukan prosess
mandiri dari CPU). Ia juga mensupport multiplexing (sharing atau
mixing sinyal pada bus). PCI slot hanya menerima card PCI dan card
PCI hanya pas pada PCI slot.
- VLB - VESA (Video Electronic Standards Association) Local Bus. VLB
awalnya didesain untuk mengganti display adapter sebagai bottleneck
system. Mensupport 3 slot untuk periferal kecepatan tinggi yang
memerlukan 32-bit local bus (CPU). Ia juga mensupport bus mastering
dan menawarkan kompatibilitas kebelakang (yaitu, slot VLB bisa
menerima card ISA tapi card ISA hanya berfungsi sebagai card ISA,
tidak mengakses ke local bus).
- MCA - Micro Channel Architecture. Dibuat oleh IBM untuk komputer
PS/2 nya, desain ini tidak berhasil.
- EISA - Extended Industry Standard Architecture. Kelanjutan dari
desain MCA IBM yang mentransfer data pada 32-bit dan menawarkan
backward compatibility.
- ISA - Industry Standard Architecture. Desain bus paling awal. Juga
dikenal sebagai PC/AT bus. Data ditransfer pada 8 atau 16-bit
bergantung dari cardnya. Slot ISA 16 bit akan menerima card ISA 8
bit atau VLB card.
Setting apa yang digunakan untuk mengkonfigurasi NIC
----------------------------------------------------
Untuk menginstall sebuah NIC pada komputer, NIC harus secara tepat
dikonfigurasi. Sementara prosedur yang tepatnya bergantung jenis
cardnya, ada beberapa option yang mungkin diperlu diset untuk NIC agar
bisa berkomunikasi dengan komputer:
- Interrup Request Line (IRQ) - line hardware yang digunakan utnuk
- mengirimkan servis request ke CPU. Base I/O Port Address - channel
- untuk aliran data antara NIC dan CPU. Base Memory Address - lokasi
- memory (buffer) yang digunakan oleh NIC. DMA Channel - channel
- untuk NIC mengakses memory tanpa perlu melalui CPU. Transceiver
- type - transmit/receive setting, bergantung jenis pengkabelannya.
Tidak semua NIC memerlukan semua option diatas untuk
dikonfigurasi. Bergantung pada NIC nya, proses konfigurasi bisa
dilakukan melalui software atau membutuhkan setting secara fisik
melalui jumper atau switch pada NIC nya.
Apakah IRQ dan bagaimana ia digunakan untuk mengkonfigurasi NIC
---------------------------------------------------------------
Sebuah IRQ (Interrup Request) line adalah line hardware dimana sebuah
device seperti keyboard, disk drive, atau NIC mengirim request untuk
service (interrupt) ke CPU.
IRQ diberikan dengan prioritas yang berbeda sehingga CPU bisa
menentukan kepentingannya dari service request yang datang.
System 80286 dan diatasnya mempunyai 16 line IRQ yang diberi nomor 0
sampai 15. Dari semua ini, IRQ 2 dan 9 direserve untuk keperluan
system (cascade).
Apakah IRQ conflict
-------------------
Jika sebuah device seperti keyborad atau printer membutuhkan perhatian
CPU, ia mengirimkan sinyal melalui IRQ line yang diberikan
kepadanya. Jika CPU mendeteksi interrupt ini, ia mengetahui device
mana yang mengirimkan sinyal dan mengalokasikan waktunya berdasarkan
prioritas requestnya. Beberapa IRQ secara permanen telah diberikan
(misalnya IRQ 1 selalu untuk keyboard). Akan tetapi, IRQ yang lain
bisa diberikan oleh user.
Secara umum hanya satu device yang bisa diberikan untuk IRQ line
tertentu. Jika dua device menggunakan IRQ yang sama, CPU tidak bisa
membedakan device mana yang memberi sinyal dan hasilnya adalah konfik
IRQ.
Dua device bisa menshare IRQ yang sama. Hanya saja mereka tidak bisa
menggunakannya pada saat yang bersamaan. Sebagai contoh, jika kedua
mouse dan modem diberikan ke IRQ 3 (COM2), konflik mungkin akan
muncul. Umumnya, satu atau kedua device ini akan mengunci dan menstart
secara tidak teratur. Ada kemungkinan konflik IRQ akan menghasilkan
kegagalan operasi sistem.
Pemberian IRQ dari 0 sampai 15 yang umum
----------------------------------------
Untuk sistem 80286 dan setelahnya, setting IRQ umumnya adalah sbb:
- 0 system timer 1 keyboard 2 cascade ke IRQ 9/programmable interrupt
- controller 3 COM2/COM4 (communication ports) 4 COM1/COM3
- (communication ports) 5 LPT2 parallel port, umumnya digunakan juga
- oleh soundcard. 6 Floppy disk controler 7 LPT1 parallel port. 8
- system or real-time clock/CMOS 9 cascade from IRQ 2 10 open 11 open
- 12 OS/2 mouse atau trackball 13 math co-processor 14 hard disk
- controller 15 second hard disk controller
Apakah Base I/O port address dan bagaimana ia digunakan dalam
konfigurasi NIC
--------------------------------------------------------------
Base I/O port menentukan channel yang mana data mengalir dari CPU dan
ke I/O device tertentu seperti NIC. Tiap-tiap I/O device harus
mempunyai port yang unik atau lokasi memory sehingga device yang lain
bisa berkomunikasi dengannya. Selama eksekusi program, data dan
command diarahkan ke port ini.
Beberapa setting I/O port yang sering digunakan untuk NIC adalah
280-29Fh, 300-31Fh, 320-33Fh, 340-35Fh, and 360-37Fh.
Apakah base memory address dan bagaimana menggunakannya pada
konfigurasi NIC
-------------------------------------------------------------
Base memory address adalah alamat lokasi pada memory (RAM) dimana CPU
bisa bertukar data dengan device seperti NIC. Memory space disediakan
sebagai buffer untuk menyimpan data yang masuk dan keluar. Base memory
address untuk NIC misalnya pada range C000-D800 .
Tidak semua NIC memerlukan base memory address karena mereka tidak
bertukar data dengan CPU melalui lokasi shared memory.
Bagaimana informasi ditransfer antara NIC dan CPU
-------------------------------------------------
Ada tiga cara utama bagaimana pertukaran informasi antara NIC dan CPU:
1. DMA Transfer. Direct Memory Acces controller mentransfer data
secara langsung dari NIC ke lokasi memory yang disediakan pada
komputer.
2. Shared System Memory. Shared memory bisa dialokasikan pada card
atau pada system. Jika shared memory berada pada card, ia dimap ke
RAM melalui base memory address dan processor merawatnya seperti
lokasi memory yang lain. Jika shared memory berada pada system,
processor khusus pada NIC digunakan untuk memindahkan data ke dan
dari suatu lokasi memory.
3. Bus Mastering. NIC akan membypass CPU, mengambil control ke bus
sistem dan meload data secara langsung ke sistem memory tanpa
interrup ke CPU. Metode ini tersedia hanya pada sistem bus tertentu
yang mensupportnya (misalnya PCI).
Tiap-tiap dari metode ini dapat meningkatkan performansi dari operasi
network melalui basic I/O. Secara umum, bus mastering dan shared
memory lebih baik daripada DMA.
Apakah DMA Channel
------------------
DMA (Direct Memory Access) channel digunakan untuk mentransfer data
secara langsung antara memory dan device I/O yang pintar seperti
NIC. Sebuah DMA channel sebenarnya terdiri dari dua line sinyal; line
untuk menerima dan line untuk acknowledgement.
DMA channel mengijinkan sebuah device pada expansion board untuk
mentransfer data ke atau dari RAM tanpa melalui CPU. Saat device
membutuhkan akses ke memory, ia mensinyal CPI melalui DMA channel yang
diberikan kepadanya. CPU kemudian keluar dari jalan tersebut dan
transfer data mengambil alih tempat secara langsung antara device dan
memory. Kekurangan dari metode ini adalah operasi CPU berhenti dan
menunggu sampai transfer selesai.
Tidak semua device menggunakan DMA channel. Sebuah tape backup adalah
contoh device yang umumnya melakukan hal ini. Kebanyakan NIC tidak
menggunakan DMA karena interupsinya ke CPU. Jadi, jika sebuah device
membutuhkan DMA channel, channel yang unik harus diberikan atau
konflik akan terjadi.
Jumlah DMA channel yang tersedia bergantung pada system bus. Hanya ada
4 channel yang tersedia pada bus ISA 8-bit yang lama. Untuk bus yang
lain, ada 8 channel (dinomori 0-7) dan hanya 7 yang disediakan untuk
slot ekspansi. Umumnya DRAM refresh, floppy disk controller, DMA
controllernya sendiri, dan LPT1 menggunakan DMA channel 0, 2, 4 dan 7
secara berurutan. Channel yang lain umumnya bebas untuk digunakan.
Apakah Transceiver
------------------
Transceiver adalah sebuah device yang mentransmisikan dan menerima
sinyal. Transceiver pada NIC digunakan untuk menerjemahkan aliran data
dari pararel (internal) ke serial (eksternal) dan
sebaliknya. Transceiver bisa mendeteksi error pada kabel dan
menterminate transmisi jika controller (NIC) mentransmit telah
melebihi waktu yang ditentukan.
Transceiver adalah bagian inti dari ethernet LAN. Normalnya ia berada
pada NIC. Akan tetapi, pada Thicknet cable transceivernya ditempatkan
secara external langsung ke kabel.
Apakah pilihan transceiver untuk konfigurasi NIC
------------------------------------------------
Umumnya ada tiga pilihan transceiver untuk mengkonfigurasi combo card
pada jaringan ethernet: - twisted pair - thicknet - thinnet
---
Network Interface Card (NIC), juga disebut sebagai
Network Adapter,digunakan untuk menghubungkan cmputer
ke kabel yang digunakan padalocal area network (LAN).
Umumnya, NIC ditempatkan pada komputerexpansion bus
melalui slot ISA (8 bit atau 16 bit) atau PCI (32 bit
atau 64 bit). NIC mempunyai satu atau lebih
port eksternal yang digunakan untuk menempatkan
kabel networknya.
Fungsi utama dari NIC adalah mengijinkan komputer untuk berkomunikasi
dalam network. Ia melakukan hal ini dengan mengirim/menerima dan
mengontrol traffic dengan komputer atau peralatan lain yang ada pada
network. Saat mengirim, NIC mengkonvert data dari pararel ke serial,
mengencode dan mengompresinya, dan kemudian menempatkannya pada kawat
dalam bentuk sinyal listrik atau optik. Proses ini terjadi sebaliknya
pada saat menerima. NIC mentranslate sinyal listrik yang diterimanya
menjadi bit-bit yang bisa dibaca oleh komputer.
Setiap NIC mempunyai identifikasi unik yang disebut MAC Address yang
telah dihard-coded pada cardnya. Sebagai tambahan, setiap NIC harus
mempunyai network adapter driver yang mengijinkan ia untuk
berkomunikasi dengan network protokolnya. Sebuah NIC spesifik untuk
arsitektur LAN tertentu (misalnya, Ethernet, Token Ring, atau
Fiber-Optic). Ada kemungkinginan untuk menginstall lebih dari satu NIC
pada komputer yang sama.
Kebanyakan NIC berhubungan langsung ke bus sistem komputer melalui
32-bit PCI slot atau 8-bit atau 16-bit ISA slot untuk komputer lama.
NIC beroperasi pada Physical layer, layer yang paling bawah dari model
OSI.
MAC Address
-----------
Setiap NIC mempunyai MAC address yang unik yang diberikan
kepadanya. MAC address, juga direferensikan sebagai physical address,
adalah 6-byte (48-bit), hexadesimal serial number yang telah
dihard-coded kedalam card oleh pemanufakturnya.
Pemanufaktur NIC (misalnya, Intel, 3Com, Cico, dll) harus
mengaplikasikan standard IEEE untuk blok address yang diberikan ke
cardnya. 3 oktet paling kiri dari address mengidentifikasikan
manufaktur dan 3 oktet paling kanan mengidentifikasikan serial number
yang unik untuk cardnya.
Jika sistem anda menjalankan TCP/IP, anda bisa mendapatkan MAC Address
dengan mengetikkan perintah "ipconfig /all" pada dos command prompt
atau winipcfg pada windows 95.
Catat bahwa MAC adalah singkatan dari Media Access COntrol, bagian
dari Data Link Layer pada model IEEE 802. Jadi, istilah "MAC address"
kurang tepat. MAC address direferensikan pada layer ini tapi
sebenarnya berada pada physical layer. Meskipun physical address
adalah deskripsi yang lebih tepat, MAC address adalah istilah yang
sering digunakan dalam prakteknya.
Apa yang dilakukan oleh MAC address
-----------------------------------
MAC address menyediakan jalan untuk membedakan satu NIC dengan NIC
yang lain.
Operasi pada layer paling bawah dari model OSI (physical dan data-link
layer) tidak secara langsung mengenal nama komputer atau alamat
protokol (misalnya IP address). MAC address mengijinkan sebuah card
untuk mengenali data yang diberikan kepadanya. Sebuah NIC mengecek
setiap frame atau packet pada traffic networknya untuk melihat apakah
ia berisi MAC address kepunyaannya. Sekali sebuah NIC mengidentifikasi
sebuah frame dengan MAC address miliknya, ia akan mendecode dan
memproses frame tersebut.
Sebuah bridge, yang beroperasi pada data-link layer, melihat ke MAC
address. Sebuah router, yang beroperasi pada network layer, melihat
pada protokol addressnya. Jadi, sebuah router mampu untuk melakukan
manajemen traffic yang lebih pintar dibanding bridge.
Bagimana NIC dihubungkan ke kabelnya
------------------------------------
Sebuah konektor interface adalah koneksi fisik antara NIC dan
kabelnya. Ada tiga tipe interface konektor yang umum yang digunakan
pada LAN:
- BNC (British Naval Connector). Digunakan dengan kabel koaksial.
- RJ-45. Sebuah 8-kawat konektor modular yang terlihat mirip dengan
- konektor jack telepon (RJ-11). Digunakan dengan kabel
- twisted-pair. (RJ-11 hanya mempunyai 6 pins, sedangkan RJ-45
- mempunyai 8 pin). AUI (Attachment Unite Interface). Umumnya sebuah
- 15-pin interface yang digunakan dengan kabel koaksial thicknet. Juga
- disebut sebagai DIX (Digital Intel Xerox) interface. Sudah tidak
- umum lagi.
Beberapa NIC mempunyai lebih dari satu interface konektor (misalnya,
satu RJ-45 dan satu BNC).
Bagaimana sebuah NIC dihubungkan ke Komputer
--------------------------------------------
Sebuah bus adalah satu seri baris-baris printed circuit yang membentuk
jalur bersama dimana beberapa bagian komputer bisa
berkomunikasi. Dengan kata lain, bus adalah rangkaian atau jalur
listrik dimana data ditransmisikan.
Apa perbedaan antara local dan expansion bus
--------------------------------------------
Sebenarnya ada dua tipe bus: local dan expansion.
- local bus (juga disebut sebagai processor atau system bus) adalah
jalur yang berhubungan secara langsung ke CPU. Ia umumnya adalah 4
bus (data, address, control dan power). Komponen-komponen pada local
bus disinkronisasi oleh CPU. Ini berarti mereka bisa beroperasi pada
jalur 32-bit pada kecepatan clock penuh. Umumnya hanya main
memorynya processor dan logic controller yang dihubungkan ke local
bus.
- expansion bus (juga disebut sebagai AT Bus) mengijinkan CPU untuk
berkomunikasi dengan controller dan peralatan-peralatan lainnya. Ia
menghubungkan beberapa peralatan seperti disk dan video controller,
card serial dan pararel, network interface card (NIC). Umumnya
komponen-komponen ini berkomunikasi melalui 16-bit ISA slot pada 8
MHz. Dengan kata lain, mereka melalukan tugas pada kecepatan dibawah
kecepatan processor. Karena kecepatan dan jalur datanya lebih rendah
daripada local bus, expansion bus bisa menjadi bottleneck pada
performansi sistem.
PCI (Peripheral Connection Interface) bus desainnya memberikan
kapabilitas untuk menyediakan tap/hubungan langsung ke local bus
(32-bit) untuk transfer data yang lebih cepat. Ini mengijinkan
periferal seperti NIC untuk membypass expansion bus. VLB (VESA Local
Bus) juga ditempatkan langsung ke local bus.
Apa arsitektur bus yang umum dan bagaimana karakteristiknya
-----------------------------------------------------------
Expansion bus yang populer dapat dibedakan sebagai berikut:
- PCI - Peripheral Connection Interface. Saat ini adalah paling
populer dan paling cepat desain busnya. PCI dibuat oleh Intel dan
menjadi standar industri untuk sistem Pentium. Ia bisa menukar data
dengan CPU pada 32 atau 64-bit per detik dan mensupport bus
mastering (mengijinkan kartu 'pintar' untuk melakukan prosess
mandiri dari CPU). Ia juga mensupport multiplexing (sharing atau
mixing sinyal pada bus). PCI slot hanya menerima card PCI dan card
PCI hanya pas pada PCI slot.
- VLB - VESA (Video Electronic Standards Association) Local Bus. VLB
awalnya didesain untuk mengganti display adapter sebagai bottleneck
system. Mensupport 3 slot untuk periferal kecepatan tinggi yang
memerlukan 32-bit local bus (CPU). Ia juga mensupport bus mastering
dan menawarkan kompatibilitas kebelakang (yaitu, slot VLB bisa
menerima card ISA tapi card ISA hanya berfungsi sebagai card ISA,
tidak mengakses ke local bus).
- MCA - Micro Channel Architecture. Dibuat oleh IBM untuk komputer
PS/2 nya, desain ini tidak berhasil.
- EISA - Extended Industry Standard Architecture. Kelanjutan dari
desain MCA IBM yang mentransfer data pada 32-bit dan menawarkan
backward compatibility.
- ISA - Industry Standard Architecture. Desain bus paling awal. Juga
dikenal sebagai PC/AT bus. Data ditransfer pada 8 atau 16-bit
bergantung dari cardnya. Slot ISA 16 bit akan menerima card ISA 8
bit atau VLB card.
Setting apa yang digunakan untuk mengkonfigurasi NIC
----------------------------------------------------
Untuk menginstall sebuah NIC pada komputer, NIC harus secara tepat
dikonfigurasi. Sementara prosedur yang tepatnya bergantung jenis
cardnya, ada beberapa option yang mungkin diperlu diset untuk NIC agar
bisa berkomunikasi dengan komputer:
- Interrup Request Line (IRQ) - line hardware yang digunakan utnuk
- mengirimkan servis request ke CPU. Base I/O Port Address - channel
- untuk aliran data antara NIC dan CPU. Base Memory Address - lokasi
- memory (buffer) yang digunakan oleh NIC. DMA Channel - channel
- untuk NIC mengakses memory tanpa perlu melalui CPU. Transceiver
- type - transmit/receive setting, bergantung jenis pengkabelannya.
Tidak semua NIC memerlukan semua option diatas untuk
dikonfigurasi. Bergantung pada NIC nya, proses konfigurasi bisa
dilakukan melalui software atau membutuhkan setting secara fisik
melalui jumper atau switch pada NIC nya.
Apakah IRQ dan bagaimana ia digunakan untuk mengkonfigurasi NIC
---------------------------------------------------------------
Sebuah IRQ (Interrup Request) line adalah line hardware dimana sebuah
device seperti keyboard, disk drive, atau NIC mengirim request untuk
service (interrupt) ke CPU.
IRQ diberikan dengan prioritas yang berbeda sehingga CPU bisa
menentukan kepentingannya dari service request yang datang.
System 80286 dan diatasnya mempunyai 16 line IRQ yang diberi nomor 0
sampai 15. Dari semua ini, IRQ 2 dan 9 direserve untuk keperluan
system (cascade).
Apakah IRQ conflict
-------------------
Jika sebuah device seperti keyborad atau printer membutuhkan perhatian
CPU, ia mengirimkan sinyal melalui IRQ line yang diberikan
kepadanya. Jika CPU mendeteksi interrupt ini, ia mengetahui device
mana yang mengirimkan sinyal dan mengalokasikan waktunya berdasarkan
prioritas requestnya. Beberapa IRQ secara permanen telah diberikan
(misalnya IRQ 1 selalu untuk keyboard). Akan tetapi, IRQ yang lain
bisa diberikan oleh user.
Secara umum hanya satu device yang bisa diberikan untuk IRQ line
tertentu. Jika dua device menggunakan IRQ yang sama, CPU tidak bisa
membedakan device mana yang memberi sinyal dan hasilnya adalah konfik
IRQ.
Dua device bisa menshare IRQ yang sama. Hanya saja mereka tidak bisa
menggunakannya pada saat yang bersamaan. Sebagai contoh, jika kedua
mouse dan modem diberikan ke IRQ 3 (COM2), konflik mungkin akan
muncul. Umumnya, satu atau kedua device ini akan mengunci dan menstart
secara tidak teratur. Ada kemungkinan konflik IRQ akan menghasilkan
kegagalan operasi sistem.
Pemberian IRQ dari 0 sampai 15 yang umum
----------------------------------------
Untuk sistem 80286 dan setelahnya, setting IRQ umumnya adalah sbb:
- 0 system timer 1 keyboard 2 cascade ke IRQ 9/programmable interrupt
- controller 3 COM2/COM4 (communication ports) 4 COM1/COM3
- (communication ports) 5 LPT2 parallel port, umumnya digunakan juga
- oleh soundcard. 6 Floppy disk controler 7 LPT1 parallel port. 8
- system or real-time clock/CMOS 9 cascade from IRQ 2 10 open 11 open
- 12 OS/2 mouse atau trackball 13 math co-processor 14 hard disk
- controller 15 second hard disk controller
Apakah Base I/O port address dan bagaimana ia digunakan dalam
konfigurasi NIC
--------------------------------------------------------------
Base I/O port menentukan channel yang mana data mengalir dari CPU dan
ke I/O device tertentu seperti NIC. Tiap-tiap I/O device harus
mempunyai port yang unik atau lokasi memory sehingga device yang lain
bisa berkomunikasi dengannya. Selama eksekusi program, data dan
command diarahkan ke port ini.
Beberapa setting I/O port yang sering digunakan untuk NIC adalah
280-29Fh, 300-31Fh, 320-33Fh, 340-35Fh, and 360-37Fh.
Apakah base memory address dan bagaimana menggunakannya pada
konfigurasi NIC
-------------------------------------------------------------
Base memory address adalah alamat lokasi pada memory (RAM) dimana CPU
bisa bertukar data dengan device seperti NIC. Memory space disediakan
sebagai buffer untuk menyimpan data yang masuk dan keluar. Base memory
address untuk NIC misalnya pada range C000-D800 .
Tidak semua NIC memerlukan base memory address karena mereka tidak
bertukar data dengan CPU melalui lokasi shared memory.
Bagaimana informasi ditransfer antara NIC dan CPU
-------------------------------------------------
Ada tiga cara utama bagaimana pertukaran informasi antara NIC dan CPU:
1. DMA Transfer. Direct Memory Acces controller mentransfer data
secara langsung dari NIC ke lokasi memory yang disediakan pada
komputer.
2. Shared System Memory. Shared memory bisa dialokasikan pada card
atau pada system. Jika shared memory berada pada card, ia dimap ke
RAM melalui base memory address dan processor merawatnya seperti
lokasi memory yang lain. Jika shared memory berada pada system,
processor khusus pada NIC digunakan untuk memindahkan data ke dan
dari suatu lokasi memory.
3. Bus Mastering. NIC akan membypass CPU, mengambil control ke bus
sistem dan meload data secara langsung ke sistem memory tanpa
interrup ke CPU. Metode ini tersedia hanya pada sistem bus tertentu
yang mensupportnya (misalnya PCI).
Tiap-tiap dari metode ini dapat meningkatkan performansi dari operasi
network melalui basic I/O. Secara umum, bus mastering dan shared
memory lebih baik daripada DMA.
Apakah DMA Channel
------------------
DMA (Direct Memory Access) channel digunakan untuk mentransfer data
secara langsung antara memory dan device I/O yang pintar seperti
NIC. Sebuah DMA channel sebenarnya terdiri dari dua line sinyal; line
untuk menerima dan line untuk acknowledgement.
DMA channel mengijinkan sebuah device pada expansion board untuk
mentransfer data ke atau dari RAM tanpa melalui CPU. Saat device
membutuhkan akses ke memory, ia mensinyal CPI melalui DMA channel yang
diberikan kepadanya. CPU kemudian keluar dari jalan tersebut dan
transfer data mengambil alih tempat secara langsung antara device dan
memory. Kekurangan dari metode ini adalah operasi CPU berhenti dan
menunggu sampai transfer selesai.
Tidak semua device menggunakan DMA channel. Sebuah tape backup adalah
contoh device yang umumnya melakukan hal ini. Kebanyakan NIC tidak
menggunakan DMA karena interupsinya ke CPU. Jadi, jika sebuah device
membutuhkan DMA channel, channel yang unik harus diberikan atau
konflik akan terjadi.
Jumlah DMA channel yang tersedia bergantung pada system bus. Hanya ada
4 channel yang tersedia pada bus ISA 8-bit yang lama. Untuk bus yang
lain, ada 8 channel (dinomori 0-7) dan hanya 7 yang disediakan untuk
slot ekspansi. Umumnya DRAM refresh, floppy disk controller, DMA
controllernya sendiri, dan LPT1 menggunakan DMA channel 0, 2, 4 dan 7
secara berurutan. Channel yang lain umumnya bebas untuk digunakan.
Apakah Transceiver
------------------
Transceiver adalah sebuah device yang mentransmisikan dan menerima
sinyal. Transceiver pada NIC digunakan untuk menerjemahkan aliran data
dari pararel (internal) ke serial (eksternal) dan
sebaliknya. Transceiver bisa mendeteksi error pada kabel dan
menterminate transmisi jika controller (NIC) mentransmit telah
melebihi waktu yang ditentukan.
Transceiver adalah bagian inti dari ethernet LAN. Normalnya ia berada
pada NIC. Akan tetapi, pada Thicknet cable transceivernya ditempatkan
secara external langsung ke kabel.
Apakah pilihan transceiver untuk konfigurasi NIC
------------------------------------------------
Umumnya ada tiga pilihan transceiver untuk mengkonfigurasi combo card
pada jaringan ethernet: - twisted pair - thicknet - thinnet
Rabu, 01 Juli 2009
apa itu DHCP?
Menurut beberapa tutorial yang aku rangkum, DHCP kepanjangan dari Dyanamic Host Configuration Procotol, lalu apa maksud dari DHCP? jika kita meneliti lebih teliti, maka maksud dari DHCP adalah mengatur atau mengkonfigurasi protokol kepada anggota jaringan secara dinamis. Arti dari protokol di sini yaitu IP Address, jadi arti sesungguhnya bagi DHCP adalah:
Fasilitas dari jaringan yang digunakan untuk membagikan IP Address kepada seluruh anggota jaringan yang terhubung secara otomatis, sehingga dapat mengurangi kompleksitas pengaturan IP Address antar anggota jaringan.
DHCP biasanya terdapat pada sistem operasi berbasis server semisal Windows 2000 server, winfdows 2003 server dan Mikrotik, dengan adanya DHCP. administrator tidak perlu lagi menyeting IP Address kepada anggota jaringan, tapi anggota jaringan akan secara otomatis mendapatkan IP Address dari DHCP Server.
Istilah-istilah yang berkaitan dengan DHCP:
* IP Address/Protokol: Alamat yang digunakan untuk anggota jaringan, yang meliputi LAN Card, Access point, dan Website.
* Scope: jangkauan IP Address yang akan dibagikan kepada anggota jaringan, nilai scope harus memiliki Network Identifications (NID) yang sama dengan IP Server/gateway dan Host Identifications (HID) beda dengan gateway.
* Gateway: IP Address/anggota jaringan yang bertugas membagi IP Address, terkadang IP gateway menjadi IP server
* Exclussion: istilah ini hanya muncul pada Sistem Operasi Server, yaitu jangkauan IP address dalam scope yant tidak akan didistribusikan karena akan digunakan untuk keperluan khusus.
Misal jika kita memiliki IP Address pada LAN 192.168.0.1, maka kita sebaiknya menggunakan IP yang kosong untuk dibuat menjadi Scope, misal scope: 192.168.0.2 sampai dengan 192.168.0.10. Gatewaynya adalah 192.168.0.1 (IP Server).
Langkah terakhir adalah mensetting IP Address pada client/anggota jaringan. Kita cukup mensetting IP Client secara otomatis, jika selesai, cek dengan perintah
IPCONFIG [spasi]/release [enter] —> untuk menghilangkan settingan awal
IPCONFIG [spasi]/renew [enter] —> untuk meminta IP Address dari DHCP
IPCONFIG [spasi]/all [enter] —> untuk meminta semua IP Address yang tercantum dalam komputer
Fasilitas dari jaringan yang digunakan untuk membagikan IP Address kepada seluruh anggota jaringan yang terhubung secara otomatis, sehingga dapat mengurangi kompleksitas pengaturan IP Address antar anggota jaringan.
DHCP biasanya terdapat pada sistem operasi berbasis server semisal Windows 2000 server, winfdows 2003 server dan Mikrotik, dengan adanya DHCP. administrator tidak perlu lagi menyeting IP Address kepada anggota jaringan, tapi anggota jaringan akan secara otomatis mendapatkan IP Address dari DHCP Server.
Istilah-istilah yang berkaitan dengan DHCP:
* IP Address/Protokol: Alamat yang digunakan untuk anggota jaringan, yang meliputi LAN Card, Access point, dan Website.
* Scope: jangkauan IP Address yang akan dibagikan kepada anggota jaringan, nilai scope harus memiliki Network Identifications (NID) yang sama dengan IP Server/gateway dan Host Identifications (HID) beda dengan gateway.
* Gateway: IP Address/anggota jaringan yang bertugas membagi IP Address, terkadang IP gateway menjadi IP server
* Exclussion: istilah ini hanya muncul pada Sistem Operasi Server, yaitu jangkauan IP address dalam scope yant tidak akan didistribusikan karena akan digunakan untuk keperluan khusus.
Misal jika kita memiliki IP Address pada LAN 192.168.0.1, maka kita sebaiknya menggunakan IP yang kosong untuk dibuat menjadi Scope, misal scope: 192.168.0.2 sampai dengan 192.168.0.10. Gatewaynya adalah 192.168.0.1 (IP Server).
Langkah terakhir adalah mensetting IP Address pada client/anggota jaringan. Kita cukup mensetting IP Client secara otomatis, jika selesai, cek dengan perintah
IPCONFIG [spasi]/release [enter] —> untuk menghilangkan settingan awal
IPCONFIG [spasi]/renew [enter] —> untuk meminta IP Address dari DHCP
IPCONFIG [spasi]/all [enter] —> untuk meminta semua IP Address yang tercantum dalam komputer
Jumat, 26 Juni 2009
Perintah-Perintah Dasar FreeBSD / Linux pada Konsole
(1) Menggunakan perintah login:
Gunakan perintah telnet nama_server atau ssh -l nama_user nama_server
(2) Membaca e-mail:
Gunakan perintah pine
(a) Mengatur kedatangan e-mail dalam folder-folder: Tekan R lalu F
(b) Melihat e-mail tersisa: Ketik quota
(3) Directory
Buat baru: mkdir nama_directory
Pindah: cd nama_directory atau cd .. atau cd
Daftar Isi: ls
(4) Manual
Ketik: man nama_command
(5) Menghubungi user lain:
(a) Melacak user2 lain dalam server yang sama: finger atau w
(b) Menulis pesan: write nama_user
(c) Berdialog: talk nama_user
(d) Tak mau diganggu: mesg n
(6) Megakses homepage:
Ketik: lynx alamat_web
(7) Mengatur hak2 akses terhadap suatu file atau directory:
Ketik: chmod xyz nama_file|directory
x = nilai hak akses user
y = nilai hak akses user lain 1 grup
z = nilai hak akses user luar
 x, y, z dapat diisi angka:
0: Tak bisa diakses
1: Bisa dieksekusi
2: Bisa ditulisi
3: Bisa ditulisi & dieksekusi
4: Bisa dibaca
5: Bisa dibaca & dieksekusi
6: Bisa dibaca & ditulisi
7: Bisa diakses penuh
Gunakan perintah telnet nama_server atau ssh -l nama_user nama_server
(2) Membaca e-mail:
Gunakan perintah pine
(a) Mengatur kedatangan e-mail dalam folder-folder: Tekan R lalu F
(b) Melihat e-mail tersisa: Ketik quota
(3) Directory
Buat baru: mkdir nama_directory
Pindah: cd nama_directory atau cd .. atau cd
Daftar Isi: ls
(4) Manual
Ketik: man nama_command
(5) Menghubungi user lain:
(a) Melacak user2 lain dalam server yang sama: finger atau w
(b) Menulis pesan: write nama_user
(c) Berdialog: talk nama_user
(d) Tak mau diganggu: mesg n
(6) Megakses homepage:
Ketik: lynx alamat_web
(7) Mengatur hak2 akses terhadap suatu file atau directory:
Ketik: chmod xyz nama_file|directory
x = nilai hak akses user
y = nilai hak akses user lain 1 grup
z = nilai hak akses user luar
 x, y, z dapat diisi angka:
0: Tak bisa diakses
1: Bisa dieksekusi
2: Bisa ditulisi
3: Bisa ditulisi & dieksekusi
4: Bisa dibaca
5: Bisa dibaca & dieksekusi
6: Bisa dibaca & ditulisi
7: Bisa diakses penuh